Semusim masih seperti gugur
rajutan awan2 setengah putih
sembunyikan wajah bulan,
lepas cahaya purnama merekah
terpaan kulit2 kaca tembus pada sebuah hati,
ukiran relief panca indra
sebrangi langkah kaki......
cerminan diri dari sifat agung seorang bidadari......
semusim bagi daun kufur
tanah2 coklat yang abadi...
terbangan bak laju angin.....
terbilang sudahku padaMU
terasa sudahku petangMU...
tidurkan gelap bersama do'a2 yang lelap....
jelmaan bayang pd anggun wanita,
tandaskanderajad cinta padanya,
hingga bunga2 pecah
tebari .....
katulistiwa alam maya...
kuohai
rajutan awan2 setengah putih
sembunyikan wajah bulan,
lepas cahaya purnama merekah
terpaan kulit2 kaca tembus pada sebuah hati,
ukiran relief panca indra
sebrangi langkah kaki......
cerminan diri dari sifat agung seorang bidadari......
semusim bagi daun kufur
tanah2 coklat yang abadi...
terbangan bak laju angin.....
terbilang sudahku padaMU
terasa sudahku petangMU...
tidurkan gelap bersama do'a2 yang lelap....
jelmaan bayang pd anggun wanita,
tandaskanderajad cinta padanya,
hingga bunga2 pecah
tebari .....
katulistiwa alam maya...
kuohai

Tidak ada komentar:
Posting Komentar